Pengenalan
Coal gangue—limbah padat yang dibuang selama penambangan dan pencucian batu bara—menyumbang sekitar 10–15% dari total produksi batu bara global. Puluhan juta ton gangue terakumulasi setiap tahun, menciptakan gunung limbah yang menempati lahan dan berpotensi menyebabkan polusi tanah serta air. Namun, coal gangue masih mengandung kandungan batu bara sisa dan mineral bernilai yang dapat dipulihkan melalui pemisahan dan benefisiasi. Proyek ini menghadapi tantangan memproses coal gangue menjadi produk bernilai sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Rincian Proyek
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Lokasi | Luar Negeri |
| Material Umpan | Coal gangue (limbah batu bara) |
| Kapasitas Desain | 50-100 TPH |
| Ukuran Produk Akhir | -10mm batu bara sisa, -0.5mm material non-logam |
| Produk Akhir | Batu bara sisa untuk bahan bakar, mineral non-logam untuk industri |
Konfigurasi Utama Peralatan
1. Crusher: menghancurkan coal gangue menjadi ukuran yang sesuai untuk pemisahan.
2. Spiral classifier: mengklasifikasikan material berdasarkan ukuran partikel, memisahkan fraksi kasar dan halus.
3. Peralatan pemisah mineral non-logam (gravity / flotation): memulihkan mineral bernilai dari coal gangue.
4. Dewatering screen: memisahkan air dari produk akhir untuk transportasi dan penyimpanan.
Keunggulan Solusi
1. Daur ulang coal gangue mengurangi volume limbah yang dibuang ke TPA dan lahan yang terbuang.
2. Pemulihan batu bara sisa dan mineral menciptakan pendapatan tambahan dari limbah.
3. Proses ramah lingkungan dengan pengendalian debu dan air.
4. Spiral classifier tahan lama dan biaya operasi rendah, ideal untuk material abrasif.
Hasil Produksi
Setelah commissioning, plant daur ulang coal gangue berjalan stabil. Sebagian besar gangue terolah menjadi batu bara sisa dan mineral bernilai, secara signifikan mengurangi beban lingkungan sekaligus menghasilkan pendapatan untuk pelanggan.
